Young On Top (YOT) pada awalnya merupakan sebuah judul buku karangan Billy Boen pada tahun 2009. Namun, seiring berjalannya waktu, YOT juga telah menjadi sebuah komunitas yang beranggotakan anak muda di Malang.

Hingga saat ini, YOT telah dibentuk di 24 kota di Indonesia, termasuk Malang. Menurut Vera, selaku sekretaris 1 YOT Malang, komunitas ini telah terbentuk di Malang sejak tahun 2012. “YOT Kota Malang adalah yang pertama berhasil membuat acara di Mall, roadshow di kampus-kampus, memulai kolaborasi dengan media, bahkan sampai tembus YOTShare lebih dari 10 juta hingga terpilih sebagai Inspiring Community pada tahun 2015,” ujar Sabil, mantan president YOT Malang. 

Young On Top (YOT) Malang
Foto: YOT Malang

Vera juga menambahkan, untuk anggota baru yang bergabung pada batch atau periode ini, berjumlah sekitar 45-50 orang. Anggota baru tersebut tersebar di berbagai divisi dan sub-divisi.

“Untuk hasil open recruitment kemarin, sekitar 45-50 anggota baru telah gabung bersama kami. Itu juga telah disebar ke berbagai divisi,” jelas Vera.

Empat Divisi di Young On Top (YOT) Malang

YOT sendiri memiliki beberapa divisi yang bergerak di berbagai macam bidang. Verrel, selaku Head of Program sub-divisi Catalyst, menjelaskan berbagai macam divisi di YOT beserta peran mereka.

“Pertama ada divisi PGA. Mereka bertanggung jawab untuk merekatkan internal anggota YOT sendiri. Lalu ada divisi Marcomm yang fokus ke desain dan public relationship. Selanjutnya, ada divisi Program yang mempunyai empat sub-divisi, yaitu Catalyst, Green, Enterpreneur dan Energy. Sub-divisi Catalyst merupakan sub-divisi yang bergerak di bidang pengabdian. Kalau sub-divisi Green di bidang lingkungan. Sesuai dengan namanya, sub-divisi Enterpreneur bergerak di bidang enterpreneurship. Terakhir, sub-divisi Energy yang bergerak ke arah kesehatan,” jelas mahasiswa Universitas Brawijaya tersebut.

Young On Top (YOT) Malang
Foto: Hazmi

Sama seperti komunitas pada umumnya, YOT Malang juga memiliki sebuah kegiatan besar yang melibatkan seluruh anggotanya. Kegiatan tersebut adalah Connext Conference yang akan diadakan di UMM Dome pada tanggal 26 Oktober mendatang. Acara tersebut mendatangkan tiga orang pembicara, termasuk salah satunya pendiri YOT, Billy Boen.
“Jadi untuk acara besar kita nanti, ada Connext Conference yang diadakan pada tanggal 26 Oktober. Acara ini semacam seminar dan roadshow di berbagai kota,” jelas Vera.

Untuk kedepannya, Vera dan Verrel juga masing-masing menyampaikan harapan mereka untuk YOT Malang.
Vera berharap agar seluruh anggota YOT tidak hanya dapat berkontribusi sesuai dengan divisinya, tapi di luar divisi mereka.
“Seperti contohnya saya selaku sekretaris, tapi saya juga harus memikirkan bagaimana cara untuk berkontribusi pada kegiatan yang diadakan oleh divisi Program,” ungkap Vera.

Sementara itu, Verrel mengungkapkan harapannya agar YOT kedepannya mampu memberikan ide-ide kreatif yang dampaknya besar di kalangan masyarakat.
“Entah kegiatan yang kami buat nanti kecil atau besar, tapi saya berharap dampaknya akan terasa di masyarakat. Selain itu, saya juga berharap kalau YOT mampu melahirkan ide-ide kreatif untuk terus memberikan kontribusi di masyarakat,” ujar Verrel.

Anak muda Malang yang ingin join dan penasaran seperti apa kegiatan Young On Top (YOT) Malang bisa langsung aja klik di Instagram @yotmalang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here