KabarMlg.com – Menghabiskan waktu jelang berbuka puasa alias ngabuburit, komunitas Buat Sendiri gelar kegiatan yang asik bagi pecinta craft. Kegiatan yang bertajuk “Workshop Weaving” ini dilaksanakan di Petruk Warung Publik, Jln. Simpang Gajayana hari Minggu (27/5) lalu. Diikuti oleh anak-anak muda bahkan ibu-ibu, workshop ini berjalan dengan penuh antusiasme. Bagaimana tidak? Pasalnya workshop yang menghadirkan tehnik weaving atau menganyam bermediakan benang ini  sangat jarang dijumpai di kota Malang.

Para peserta Workshop Weaving yang belajar membuat wall hanging dengan sangat tekun. (Foto:Husein)

Workshop yang digelar oleh komunitas Buat Sendiri tersebut menghadirkan pemateri dari pemilik brand Salasika, Kartika Dwi Prastiwi . Brand yang konsen dibidang home decoration tersebut merupakan anggota dari komunitas Buat Sendiri asal Pasuruan. Kartika menghadirkan materi yang sangat menarik. Bermodalkan benang dan juga ranting, peserta diajarkan untuk membuat craft dalam bentuk wall hanging atau wall accessories. Langkah demi langkah coba diajarkan oleh Kartika kepada peserta yang sangat antusias mencoba tehnik weaving ini. Mulai dari cara merangkai benang menjadi anyaman yang sempurna, hingga memadu padankan warna.  “Sebenarnya pembuatan wall hanging ini menggunakan tehnik menganyam  atau weaving ya, tapi dalam bentuk benang. Peserta sangat antusias karena mereka penasaran bagaimana sih tehniknya. Sebenarnya gak susah, asalkan dilakukan dengan senang hati dan bisa memadu padankan warna benang”, ungkap Kartika.

Kartika (kerudung hitam) memberikan arahan kepada peserta Workshop Weaving. (Foto:Husein)

Kegiatan yang bertujuan sebagai ajang bersenang-senang dan berbagi ilmu ini pun menjadi cerita tersendiri bagi peserta. Tak hanya dari Malang saja, bahkan peserta dari Jember pun juga ikut serta dalam workshop ini. Putri, peserta asal Jember mengaku rela jauh-jauh untuk mendapat ilmu baru. Mengingat di kota asalnya tehnik weaving sendiri masih belum pernah ia jumpai. “Sebenernya ingin menambah wawasan, karena di Jember masih belum ada yang seperti ini. Penasaran juga. Awalnya saya kira susah banget, ternyata setelah dicoba asik juga. Tapi tetep sih harus benar-benar tekun buat bikin karya ini”, ungkap mahasiswi Universitas Jember tersebut.

Antusiasme Putri, peserta asal Jember saat belajar membuat wall hanging dengan tehnik weaving. (Foto:Husein)

Peserta Workshop Weaving ini pun juga berharap agar komunitas Buat Sendiri untuk tetap konsisten membuat kegiatan-kegiatan yang bermanfaat ini. Sebelumnya, komunitas yang terdiri dari perkumpulan beberapa brand craft ini juga telah menggelar kegiatan workshop sejak bulan Maret lalu dengan materi yang berbeda setiap bulannya.(jty)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here