Malang – Menyambut HUT RI ke 72, KKN 141 UMM beserta segenap elemen masyarakat Desa Urek-urek mengadakan Upacara Kemerdekaan Republik Indonesia yang bertempat di Waduk Desa Urek-Urek. Pada pukul 07.00 WIB para warga berkumpul menempati lokasi upacara. Upacara dipenuhi dengan warna-warni dresscode peserta upacara mulai dari anak-anak sekolah dengan seragam sekolahnya, pegawai dengan seragam pegawainya, dan juga masyarakat desa dengan pakaian biasa khas masyarakat. Disamping itu, para orang tua turut membawa anak-anak mereka untuk meramaikan upacara kemerdekaan di desa yang perdana ini. Keberagamaan dresscode para peserta upacara ini memang disengaja oleh pihak panitia upacara, lantaran hal tersebut ingin menunjukkan keberagaman masyarakat Indonesia yang sesuai dengan salah satu empat pilar bangsa Indonesia yakni Bhineka Tunggal Ika atau berbeda beda tetapi tetap jua.

Dok KKN 141 UMM

Bapak M. Sunan Ibrahim, selaku tokoh masyarakat Desa Urek-Urek berpesan, “Harapan kami pada upacara ini adalah meningkatkan rasa kebangsaan dari pada umat yang ada di Desa ini, sehingga harapan kami, nggak lama lagi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafuur akan cepat tercapai’. Lebih lanjut lagi, Bapak Sunan menambahkan,“Walaupun toh kita berada di Desa, apalagi dikatakan desa tertinggal, Urek-Urek adalah Desa tertinggal di Kabupaten Malang ini, namun jiwa kami tidak akan kalah dengan orang-orang yang berada di Istana Negara sana, sehingga nggak lama lagi Desa Urek-Urek akan terangkat bukan lagi menjadi desa tertinggal tetapi menjadi desa idaman” tambahnya.

 

Dok KKN 141 UMM

Avrin Bheznia Mahadika, selaku Ketua Pelaksana Upacara Desa, mengatakan bahwa acara yang sangat positif ini disambut dengan antusias warga yang tinggi. “Dari pagi banyak warga yang berdatangan mengikuti upacara ini, sampai ada warga yang berlarian sangking antusiasnya mengikuti upacara. Saya pikir upacara ini merupakan upacara yang unik, karena melibatkan berbagai lapisan masyarkat. Selain itu, pakaian masyarakat juga menjadi daya tarik tersendiri pada upacara hari ini, sehingga meningkatkan semangat kemerdekaan juga”

Dengan diadakan Upacara Desa, diharap seluruh lapisan masyarakat Desa dapat mengikuti upacara sehingga rasa kecintaan terhadap tanah air Indonesia semakin besar dan antusias warga akan menyambut hari kemerdekaan ini semakin tinggi sebagai wujud penghargaan teradap perjuangan para pahlawan Indonesia. Merdeka! (fara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here