Malang Film Festival (MAFI Fest) 2018 tahun ini kembali mengadakan kegiatan pembelajaran tentang film dokumenter yang berfokus pada pelajar SMA dan SMK se Malang Raya yaitu Malang Sinau Dokumenter (Malang Sindok) 2018. Kegiatan ini bekerjasama dengan Equator Cinema sebagai pemateri dan Super Kamera sebagai fasilitator alat.

Salah satu alasan kenapa Malang Sinau Dokumenter 2018 ini diadakan adalah atas keresahan panitia MAFI Fest karena masih sedikitnya karya film dokumenter oleh pelajar yang masuk di database MAFI Fest setiap tahunnya. Sehingga diharapkan Malang Sindok mampu menjadi solusi yang baik bagi masalah ini. Seperti yang dikatakan oleh Taufan Agustyan dari Equator Cinema bahwa Malang Sindok merupakan salah satu program yang cukup menarik dan menjadi penting karena di Malang memang perkembangan dokumenter masih belum terlalu baik, sehingga langkah yang dilakukan MAFI Fest melalui program Malang Sindok menjadi satu langkah yang sangat dibutuhkan bagaimana kita bisa berbagi pengetahuan tentang produksi film dokumenter.

Malang Sinau Dokumenter 2018 ini diikuti oleh 3 sekolah yang telah diseleksi sebelumnya oleh panitia dan pemateri dari Equator Cinema, Taufan Agustiyan dan juga DW Nugroho. Ketiga sekolah itu adalah SMKN 3 BATU, SMKN 2 Singosari dan SMK PGRI 3 Malang. Masing-masing sekolah mendelegasikan 5 muridnya untuk mengikuti kegiatan ini.

Malang Sindok 2018 dilaksanakan dalam 3 tahap selama 9 hari, dimulai tanggal 7 Februari 2018 dan berakhir tanggal 15 Februari 2018. Setelah tahap pertama mereka lalui, yaitu materi film dokumenter tanggal 7-9 Februari, selanjutnya mereka melakukan tahap produksi pada tanggal 10-12 Februari 2018. Selama produksi mereka didampingi oleh panitia dan proses produksi dilakukan di beberaapa tempat berbeda sesuai tema yang diangkat tiap kelompok. Dengan bantuan Super Kamera sebagai fasilitator alat para peserta melakukan proses produksi selama 3 hari dengan baik dan sangat antusias. Terlihat dari kecekatan mereka dalam mencari footage-footage dan juga wawancara dengan narasumber terkait film mereka. Meskipun pada saat produksi sempat mengalami banyak kendala namun pada akhirnya ketiga kelompok ini mampu menyelesaikan proses produksinya dengan lancar hingga rampung. “Sempat ada beberapa orang yang tidak mau diwawancara, bahkan ada subyek yang sudah menjadi target tapi beliau tidak bisa diwawancarai tapi alhamdulillah kami mampu mengatasinya dan produksinya lancar sampai akhir.” jelas Ariandika, salah satu peserta dari SMK PGRI 3 Malang.

Setelah tahap produksi rampung, selanjutnya para peserta Malang Sindok 2018 telah memasuki tahap pasca produksi. Proses editing pasca produksi berlangsung selama 3 hari di sekretariat UKM sinemarografi Kine Klub UMM dari tanggal 13-15 Februari 2018. Dan nantinya setelah proses editing selesai, film dari para peserta Malang Sindok 2018 akan di launching di MAFI Fest 2018. (gan)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here