Qolbu, Grup Nasyid asal Malang.

Kabarmlg.com – Qolbu Voice, grup Nasyid asal kota Malang mengharumkan nama Indonesia di Kancah International. Dengan berhasil menyabet juara 1 di ajang Dai Voice di Pattani, Thailand. Ini merupakan hadiah di awal Ramadhan, bagi 5 personilnya serta untuk Indonesia. Event  Dai Voice merupakan ajang bergengsi bagi pegiat nasyid di ASEAN yang telah berlangsung 4 season hingga saat ini.
This image has an empty alt attribute; its file name is Qolbu-1024x768.jpg
Qolbu yang beranggotakan Irfan, mahasiswa PROBIS Pariwisata Universitas Negeri Malang (UM), Joddy Ibrahim, mahasiswa Biologi UM Malang, M. Lukman Hakim, mahasiswa FPIK Universitas Brawijaya (UB) Malang, Wahyu Sudrajad, mahasiswa FAPET UB Malang, dan Azam Annajah Safari, mahasiswa Mangement Universits Airlangga (Unair) Surabaya.

Sempat mengalami kemdala karena adanya aturan kompetisi yang tidak mengizinkan adanya unsur beat box, membuat grup ini harus menghapuskan unsur beat box sebagai ciri khas grup musik mereka. Dan memaksa mereka untuk menyesuaikan dengan nasyid adat melayu yang syahdu.

Joddy mengungkapkan, “Kita sempat pesimis saat mengikuti lomba ini, karena memang harus disadari pula nasyid-nasyid melayu yang dari Thailand, Malaysia, dan Brunei semua sangan bagus. Kita terus berlatih dan terus belajar, termasuk Azam yang beat box dia yang tidak terbiasa di suara (harmonisasi) otomatis mau tidak mau dia menyesuaikan. Kita ingin menunjukkan bahwasanya kita bisa. Alhamdulillah Allah mengizinkan itu, kita diizinkan untuk menjadi yang terbaik di tingkat ASEAN”. 

Banyak kendala yang dihadapi mulai sejak berlatih, jelang keberangkatan, hingga kepulangan paska kompetisi. Wahyu salah satu personil Qolbu sempat terjebak kemacetan dari Arjosari hingga Lawang saat menuju Bandara Internasional Juanda, Surabaya, yang membuatnya tertinggal pesawat. Sempat membuat panik anggota, kemudian Wahyu menyusul keberangkatan pada besok harinya dengan mengeluarkan uang pribadi.

Joddy menambahkan, “Apapun yang terjadi, kita berusaha untuk tidak semakin memperkeruh keadaan dan berusaha mengapresiasi sekecil apapun pencapaian yang sudah diraih. Bagaimanapun juga, yang namanya semangat dan mood masing-masing personil juga akan menentukan kontribusi. Kita kan team, kalo ada satu yang tidak suka atau apa, itu bisa mempengaruhi kebersamaan, kerjasama, maupun kinerja team”.

Azam, beat boxer Qolbu Voice yang berkuliah di Surabaya pun harus menyempatkan tandang ke Malang sehari-dua hari di akhir pekan. Semua dilakoninya selama sebulan lebih dalam persiapan kompetisi tersebut untuk bisa latihan bersama rekannya di kota Malang.
This image has an empty alt attribute; its file name is Qolbu-2-1024x576.jpg
“Sejauh apapun yang kita rencanakan, maupun sekuat apapun yang kita usahakan untuk mencapai tujuan itu tapi kalau Allah tidak mengizinkan ya kita bisa apa. Jadi kita berusaha memantaskan, kita ikhtiar juga kencengin, tapi doa juga kencengin, rumusnya itu sih. Terus nanti tinggal tawakkal”. Ujar Joddy pada penutupan wawancara dengan team Kabarmlg.com.

Reporter & Fotografer: Bayu Wardhana
Editor:Admin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here