Mengusung konsep pameran interaktif, seniman muda bernama Indra Setiawan mengajak banyak pihak untuk terlibat di pameran tunggalnya.

Kabarmlg.com – Perupa muda Indra Setiawan bekerja sama dengan Houtenhand Public House, Rumah Opa Foundation, beserta komunitas dan kolektif lainnya bakal menggelar pameran tunggal bertajuk Ah Santai, Ini Itu Biasa Aja, Jangan Lebay yang akan digelar di Houtenhand Public House, Jl. Jenderal Basuki Rahmat No. 56A, Malang, mulai 16 – 23 Oktober 2017.

Sejumlah pelaku musik juga telah mengkonfirmasi akan menjadi pembuka sekaligus memeriahkan acara pameran tunggal Indra Setiawan. Seperti Dizzyhead, Steffani BPM, dan Young Savages yang nantinya akan tampil pada hari pertama (16/10) pameran Ah Santai, Ini Itu Biasa Aja, Jangan Lebay.

Pada karya  yang ditampilkan dalam pameran tunggal “Ah Santai, Ini Itu Biasa Aja, Jangan Lebay”, Indra mencoba merespons segala sesuatu yang sedang terjadi di lingkungan sekitarnya dan menuangkannya dalam bentuk gambar. Mulai dari kritik sosial terhadap isu yang sedang panas belakangan, ajakan untuk melawan segala bentuk kebencian, hingga merespons apa yang terjadi di lingkungan terdekatnya.

Menariknya, pameran ini digelar dengan pola “dua arah” atau yang lebih dikenal dengan pameran interaktif, di mana pengunjung dapat merespons karya-karya Indra Setiawan secara langsung dengan menggoreskan kuas di atas kanvas kosong berukuran 1,5 x 8 meter hingga menjadi sebuah wujud garis atau rupa dengan bahan dan komposisi warna yang nantinya disediakan oleh Indra Setiawan.

Tidak hanya merespons pameran atau karya-karya Indra Setiawan, pengunjung juga dibebaskan untuk menuangkan apa yang sedang ada di pikirannya dalam wujud bentuk dan rupa yang digoreskan di atas kanvas yang telah disediakan. Nantinya hasil kolektif garis dan rupa yang dibuat oleh para pengunjung pameran akan direspons kembali oleh Indra Setiawan yang kemudian dibagi menjadi beberapa bagian dan ukuran yang hasilnya akan dipamerkan di pameran “Ah Santai, Ini Itu Biasa Aja, Jangan Lebay” .

Tentu saja hal ini akan menjadi menarik untuk dinanti, melihat bagaimana nantinya respons para pengunjung yang pasti berbeda-beda dalam merepresentasikan pikirannya melalui goresan-goresan yang dibuatnya. Apalagi jika mengingat Houtenhand yang masih konsisten menjadi ruang alternatif bagi para pelaku seni di kota Malang untuk berekspresi ini kerap disinggahi oleh orang-orang dari berbagai macam latar belakang. Dengan itu patut dinantikan lahirnya keberagaman karya respon atau karya bersama sesuai karakter pengunjung namun masih dalam koridor penggunaan warna yang sudah ditentukan oleh artist yang tidak lain adalah Indra Setiawan.

Perlu ditekankan pula juga jika tujuan pameran interaktif ini bukan menekankan pada hasil melainkan pada proses. Sehingga semua orang yang hadir dan terlibat dalam pameran ini bisa memperoleh pengalaman bukan hanya dengan sekedar melihat, tapi dengan cara mengalami. Seperti apa yang ingin disampaikan Indra melalui pameran  “Ah Santai, Ini Itu Biasa Aja, Jangan Lebay” ; menggambar itu mudah dan semua orang bisa melakukannya.

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here