Kabarmlg.com – Bagi yang menyukai kafe dengan konsep unik dan klasik, kafe yang berada di Jln Tata Surya 2, Dinoyo ini sangat rekomendasi. Bagaimana tidak? Saat memasuki kafe ini, pengunjung akan langsung disuguhi dengan view yang jarang ditemukan di kafe manapun. Bernama Roemah Cofee Loe Min Toe, kafe ini menawarkan konsep peranakan China – Jawa yang klasik dan menarik. Beragam koleksi barang-barang kuno atau antik menghiasi tiap sudut kafe ini. Suara gemericik air sungai pun menambah kesan tenang di kafe ini.

Pintu masuk Roemah Cofee Loe Min Toe yang kental akan nuansa China-Jawa. (Foto:Maseo)

Nongkrong bersama teman dikelilingi pernak-pernik yang antik. (Foto:Maseo)

Nuansa sendu dan klasik Roemah Coffee Loe Min Toe. (Foto:Maseo)

Berdiri sejak tahun 2014, kafe ini cukup instagramable. Sentuhan klasik dan pernak-pernik yang mendukung membuat pengunjung tak segan untuk berfoto-foto di berbagai spot kafe ini. Selain itu, kafe ini juga sering dijadikan lokasi untuk kegiatan fotografi maupun videografi.  Anita selaku owner dari Roemah Cofee Loe Min Toe mengaku sering melakukan renovasi agar pengunjung tidak bosan.

“Kafe ini tentunya sering update. Setiap 3 bulan sekali kami mendekorasi setting tempat, posisi meja kursi di kafe ini. Jadi, agar pengunjung juga tidak bosan dan bisa jadi foto setiap 3 bulannya itu look nya berbeda”, ungkap Anita.

Pintu menuju ruangan utama yang sering digunakan untuk photoshot. (Foto:Maseo)

Tangga menuju lantai dua tak kalah menarik sebagai tempat berfoto. (Foto:Maseo)

Tidak bisa dipungkiri bahwa kafe ini memang memiliki banyak sekali barang-barang antik peranakan China – Jawa yang menarik pengunjung, terlebih  bagi penikmat seni. Mulai dari meja kursinya yang kuno, guci kuno, gelas kuno, hiasan dinding hingga foto hitam putih Ir. Soekarno juga terpajang di sana. Selain itu, pernak-pernik kuno lainnya nampak tertata di dalam lemari jadul yang berada disetiap sudut ruangan.

Tempat duduk yang kuno dan terpajangnya foto hitam putih Ir. Soekarno. (Foto:Maseo)

Menariknya, barang-barang yang bernilai puluhan ribu hingga puluhan juta tersebut lebih dulu dimiliki sebelum kafe itu buka. Bahkan, jarang diketahui bahwa kafe ini juga merupakan rumah pribadi keluarga owner sejak tahun 2012 hingga sekarang. Bowo Wasito, ayahanda dari owner merupakan sosok dibalik barang-barang kuno serta konsep klasik rumah tersebut. Mulai mengkoleksi barang sejak 1987, kini beliau memanfaatkan barang-barang kesayangannya ini untuk mendukung usaha kafe dari sang putri.

Satu set koleksi  yang memiliki nilai fantastis. (Foto:Maseo)

Tidak bisa diragukan lagi konsep peranakan China-Jawa klasik nan unik yang disuguhkan oleh kafe ini. Kafe ini pun buka mulai pukul 13.00 WIB – 00.00 WIB, tiap hari Selasa hingga Minggu. Walaupun kafe ini memiliki konsep yang menarik, pengunjung tidak perlu khawatir karena harga menunya yang relatif terjangkau. Mulai dari Rp 7.000 hingga Rp 19.000, pengunjung dapat menikmati menu yang variatif di kafe dengan suasana klasik ini. Karena segmentasi yang dituju lebih kepada mahasiswa, kafe ini juga mengimbangi dengan nilai edukasi. Terbukti dengan adanya beberapa buku koleksi pribadi yang juga dapat dinikmati pengunjung yang gemar membaca.(jty)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here