UMM Gelar Kontes Kapal Cepat Tak Berawak (KKCTBN) 2019

Kontes Kapal Cepat Tak Berawak (KKCTBN) kembali digelar di tahun 2019. Kali ini, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menjadi tuan rumah acara yang digelar tahunan tersebut.

2
110

KKCTBN merupakan sebuah kompetisi yang memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang mumpuni di bidang rancang bangun kapal melalui jalur akademis. Acara tahunan yang diselenggarakan oleh Kemenristekdikti ini digelar pada tanggal 10-12 Oktober 2019 di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

KKCTBN 2019 mengangkat tema “Teknologi Kapal Cepat untuk Menjaga Kedaulatan NKRI di Era Revolusi Industri 4.0”. Dilansir dari web kkctbn2019.umm.ac.id, Tema tersebut dipilih dengan tujuan untuk memfokuskan dan memperoleh berbagai model kapal yang handal, sesuai dan tepat guna. Selain itu, KKCTBN memiliki tujuan untuk membangkitkan rasa nasionalisme dan cinta kemaritiman sesuai dengan visi misi Pemerintah Indonesia melalui Kementrian Kelautan dan Perikanan.

KKCTBN UMM 2019
Foto: KKCTBN UMM 2019

Ketua panitia KKCTBN 2019, Nur Subeki, dilansir dari bisnis.com, mengatakan bahwa akan ada dua lokasi di UMM yang dipilih sebagai arena lomba dan memenuhi standar perlombaan tingkat nasional. Lokasi pertama adalah danau yang terletak di depan Gedung Kuliah Bersama I Kampus III UMM. Sedangkan lokasi kedua adalah Danau Taman Rekreasi Sengkaling UMM.

Seleksi, Kriteria, dan Kategori KKCTBN UMM 2019

Untuk mengikuti kompetisi ini, peserta harus mengikuti berbagai tahap seleksi. Peserta yang sudah mendaftar harus mengumpulkan dokumen evaluasi tahap pertama yang hasilnya sudah diumumkan 20 Agustus 2019 lalu. Setelah itu, peserta yang lolos akan mengikuti evaluasi tahap kedua. Peserta yang lolos di tahap ini akan dapat mengikuti perlombaan di hari utama.

KKCTBN UMM 2019
Foto: KKCTBN UMM 2019

Subeki juga menambahkan bahwa penilaian di kontes ini meliputi berbagai kriteria. Kriteria tersebut antara lain waktu tercepat, manuver kapal di tiap rintangan, dan desain kapal.
“Penilaian kontes KKCTBN ini dilakukan terhadap setiap kategori dengan beberapa kriteria. Selain ditentukan berdasarkan waktu tercepat, pertimbangan dalam penilaian juga berupa manuver kapal dalam setiap rintangan pada lintasan. Ada pula penghargaan bagi desain kapal terbaik,” ujar Subeki, dikutip dari bisnis.com.

KKCTBN UMM 2019
Foto: KKCTBN UMM 2019

Subeki yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan III Fakultas Teknik UMM, menjelaskan kalau KKCTBN 2019 memiliki tiga kategori yang dilombakan. Ketiga kategori tersebut adalah Kapal Kendali Otomatis, Kapal Cepat Listrik dengan Sistem Kendali Jauh dan Kapal Cepat Berbahan Bakar dengan Sistem Kendali Jauh. Setiap kategori tersebut nantinya akan memiliki misi dan tantangan yang berbeda-beda.
“Setiap kategori kontes prototipe kapal memiliki misi dan tantangan yang berbeda-beda,” jelas Subeki.

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here