Kabarmlg.com – Perkembangan pesat industri kreatif yang tumbuh bersamaan dengan hadirnya era digital telah membawa berbagai perubahan, khususnya bagi kalangan anak muda di Kota Malang. Sebagai bentuk apresiasi serta wadah inspiratif bagi anak muda yang berkecimpung dalam bidang industri kreatif tersebut, Roemahkantja sebagai salah satu co-working space di Malang, mengadakan talkshow fotografi bertajuk Karja Taroena (baca:Karya Taruna) pada Selasa (9/7).

Suasana talkshow di Roemah Kantja. (Foto:Adam Kabarmlg)

Acara yang bertujuan untuk mengangkat semangat anak muda dalam berkarya tersebut, dapat menjadi wadah serta self-publication bagi insan muda yang berkecimpung maupun yang memiliki minat dalam bidang kreatif tertentu, salah satunya fotografi.

Selain itu sebagaimana yang dituturkan oleh Ahmad Maratus (Co-worker dan social media managing Roemah Kantja), acara tersebut juga merupakan bekal bagi anak muda dalam mempublikasikan hobi fotografi yang dimilikinya.

Dengan diadakannya talkshow yang mengusung bidang industri kreatif, besar harapan dari Roemah Kantja selaku penyelenggara untuk dapat mengangkat beberapa kreator, seniman, maupun pelaku industri lokal di Kota Malang.

“Intinya (acara ini) untuk membuat lebih eksis (para pelaku kreatif) dan yang terutama untuk share pengalaman,” tutur Ahmad.

Audiens yang datang tak hanya mereka yang tengah menggeluti bidang fotografi, namun juga dipenuhi oleh orang awam yang tertarik menambah wawasan dan inspirasi pada bidang tersebut.   

Audiens tengah mengikuti talkshow yang berlangsung. (Foto: Adam Kabarmlg)

Seperti yang diungkapkan oleh Ammar, walau awalnya hanya iseng-iseng datang bersama sahabatnya ke acara tersebut, akan tetapi banyak ilmu dan inspirasi yang didapatkan olehnya.

Talkshow yang berlangsung kurang lebih dua jam (13.00-15.00 WIB) itu dilengkapi dengan penampilan musik oleh musisi indie Kota Malang, Nicolas Mora dan Dizzyhead pada malam harinya.

Pada acara Karja Taroena kali ini, menghadirkan 4 tokoh profesional serta inspiratif dari berbagai bidang dalam fotografi. Sebut saja Paydenni dari Cubbies Studio yang bergerak dalam bidang branding product, Firman witrawan dari Macanunggulan yang berkecimpung dalam editorial, Andrea.tya dari Foody floody yang berkreasi dalam food photography, serta Raihana dari Greypetals yang memiliki passion besar dalam bidang beauty photography.

Peserta sedang mempraktekkan seni fotografi yang telah diberikan pemateri. (Foto: Adam Kabarmlg)

Keempat pemateri yang sudah expert di bidangnya itu sepakat bahwa bertambahnya demand pada industri kreatif seiring dengan bertambahnya tantangan. Namun, segala tantangan menjadi tidak berarti apabila itu sudah menjadi passion kita. Hal tersebut akan menjadi api semangat bagi kita untuk terus bermanfaat bagi orang lain dan berkarya lebih baik lagi.

Reporter: Denny
Fotografer: Adam
Editor: Rizka Ayu Kartini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here