Tiga Anggota Remissa.  S: Sany (Gitaris), R: Rufa (Drummer), B: Baron (Bassis)

T: Bisa diceritakan awal terbentuknya Remissa?

S: Sebenarnya, ini bukan formasi awal Remissa, mas. Aku dan Rufa sebenarnya adalah personil yang bergabungnya belakangan. Kami bergabung pada tahun 2015.

R: Awalnya personil Remissa ada empat, setelah itu keluar dua orang dan digantikan oleh kami. Jadi sekarang anggotanya ada empat, yakni Rizky yang berhalangan hadir hari ini, Baron, aku dan Sany.

T: Kalau nama Remissa sendiri, itu dapat inspirasinya dari mana ketika membentuk?

B: Sebenarnya dulu iseng sih nyoba-nyoba nyari di internet. Lalu dapat kata Remissa dan waktu itu kami mikir, ini keren kayaknya kalau dijadikan nama band. Ya, jadi itu awal terbentuknya Remissa. Untuk arti namanya, biar pendengar yang mengartikan sendiri (tertawa).

Foto: Hazmi Rizky

T: Ini kan berarti personil yang di sini memiliki waktu bergabung dengan Remissa berbeda-beda ya. Mungkin bisa diceritakan bagaimana pengalamannya saat pertama kali debut.

S: Kalau aku sebenarnya sebelum gabung resmi dengan Remissa, aku sudah pernah manggung bareng sebagai additional. Itu di acara homeband salah satu fakultas di universitas di Malang. Cukup seru sih waktu itu. Pengalaman pertama ngeband, karena sebelumnya belum punya pengalaman apapun.

R: Kalau aku ketika Remissa manggung di Bali. Waktu itu tepat sama rilis album pertamanya Remissa, Manifesto. Itu deg-degannya minta ampun. Jadi itu acara festival musik tahunannya Hard Rock dan ditonton oleh banyak orang, termasuk turis-turis dari luar negeri.

B: Kalau Remissa pertama kali manggung itu di acara homeband Fisip yang bertepatan dengan launching album kompilasi keempat mereka pada tahun 2014.

Foto: Hazmi Rizky

Pengalaman Manggung Paling Mengesankan

T: Lalu, selain panggung debut mungkin, ada gak sih pengalaman manggung lain yang mengesankan bagi kalian?

S: Kalau aku sih waktu kami sedang tur ya. Jadi saat itu kita ada konser tur di 7 kota selama 10 hari. Kalau di suruh milih satu yang berkesan sih, waktu di Semarang, kota pertama dalam tur tersebut. Semarang kan panas ya, ditambah dengan tempatnya yang pengap. Penonton juga chaos dan seru waktu itu. Selesai tampil badan basah semua, sampai gak bisa bedakan mana keringat mana ingus (tertawa).

R: Kalau aku sebenarnya juga tur sih, tapi panggung yang benar-benar gak bisa dilupakan itu pas tampil di Hard Rock Bali. Saat itu memang aku masih baru dan tekanannya benar-benar terasa.

B: Kalau aku pas tampil di Indie Clothing. Waktu itu senar bassku sama senar gitarnya Rizky putus pas menjelang lagu terakhir. Wah itu luar biasa deg-degannya sih, apalagi energi kami saat itu hampir terkuras habis.

Baca Juga: Ngobrol Eksklusif dengan Marigold, Talenta Emas Asal Malang

Foto: Hazmi Rizky

T: Lalu, tantangan yang dihadapi oleh Remissa selama ini apa sih menurut kalian?

S: Tantangannya sih mungkin sama dengan musisi-musisi lainnya, yaitu menjaga mood bermusik kami agar terus berjalan. Jadi, sebisa mungkin di sela-sela kesibukan masing-masing seperti kuliah dan lainnya, kami masih bisa berpikir bagaimana karya atau panggung kami di acara selanjutnya.

R: Masalah itu aku yakin bukan kami saja yang menghadapi, tapi musisi-musisi lain pasti juga. Menjaga mood itu memang gampang-gampang-susah.

T: Terus, rencana Remissa dalam waktu dekat apa sih?

S: Remissa saat ini tengah menyiapkan album ketiga. Rencananya bakal dirilis akhir tahun ini. Lagi proses, dan bentar lagi (setelah wawancara), kami bakal ada rekaman.

R: Doakan saja biar lancar dan bisa rilis secepatnya.

Baca Juga: Wawancara Eksklusif Bersama Madukina, Penyanyi Multitalent Asal Malang

Foto: Hazmi Rizky

Harapan Remissa untuk Dunia Permusikan Malang

T: Mungkin pertanyaan terakhir, harapan kalian bagi Remissa dan dunia musik di Kota Malang?

B: Harapannya sih, kita semua termasuk musisi di Kota Malang, jangan pernah berhenti berkarya. Kita berkarya itu adalah proses menghasilkan produk budaya. Lalu selalu peka terhadap lingkungan-lingkungan sekitar kita, karena musisi merupakan salah satu media untuk menyampaikan keadaan di lingkungan sekitar kita.

R: Kalau aku, buat Remissa, semoga bisa terus berkarya bersama. Lalu album ketiga cepat kelar dan dirilis. Kalau untuk musik di Kota Malang, semoga dapat muncul band-band baru yang sama-sama berkarir di bidang ini.

S: Untuk Remissa, ke depannya bagaimanapun caranya, bagaimanapun tantangannya, semoga kita bisa terus berkarya. Sama juga harapannya dengan musisi di Kota Malang, jangan pernah berhenti untuk menciptakan karya, karena di bidang ini, kita berjuang dan berkarya bersama.

Official Music Video Remissa – Menentang dan Mencari

Editor: Icha

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here