Kabarmlg.com – Selain dikenal sebagai kota pendidikan, Kota Malang juga dikenal sebagai kota kreatif dan kota wisata. Kota Malang memiliki banyak tempat pilihan yang bisa dijadikan tujuan wisata belanja maupun kuliner. Untuk mengembangkan hal tersebut, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Malang berinovasi dengan menjalankan pariwisata kota Malang go digital dengan aplikasi Malang Menyapa.

Setelah melalui 3 bulan persiapan, tepat pada 1 April di perayaan HUT Malang, aplikasi mobile berbasis android “Malang Menyapa” diluncurkan. Aplikasi ini merupakan implementasi kebijakan pemkot melalui kementrian dan Dispar untuk memasukkan unsur go digital kepada para pelaku pariwisata maupun wisatawan. Sejauh ini, aplikasi Malang Menyapa sudah di download oleh kurang lebih 1000 orang.

Di samping promosi yang dilakukan secara online, Dispar juga mengadakan kegiatan offline yang bersifat tematik dan periodik. “Jadi, yang kami lakukan bukan hanya promosi secara online, tetapi juga secara offline melalui event seperti Icip-icip Jajanan Riyoyo. Ke depannya juga akan diadakan acara serupa dengan tema yang lain tentunya.” ujar Agung Harjaya Buana, selaku Kepala Seksi Promosi Dinas Pariwisata Kota Malang.

Antusiasme pengunjung kegiatan Icip-icip Jajanan Riyoyo

Icip-icip Jajanan Riyoyo adalah kegiatan offline Malang Menyapa yang baru saja dilaksanakan pada hari Minggu (7/5). Melalui kurang lebih 100 stan yang dibuka, acara ini berusaha mengenalkan berbagai macam kuliner yang ada di kota Malang.

Salah satu peserta dalam Icip-icip Jajanan Riyoyo mengungkapkan respon positifnya terhadap Malang Menyapa. “Prospek yang saya lihat cukup bagus. Wisatawan jadi mudah mencari tahu wisata-wisata di Malang. Dalam satu aplikasi, mereka bisa mencari tahu tentang tempat kuliner, belanja, hotel, dan lain-lain.” Pengunjung pun menyambut baik inovasi pemerintah ini. “Sangat membantu promosi UKM ya. Jadi bisa lebih dikenal oleh para wisatawan.”

 

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here