MUSIK – Christabel Annora atau akrab dipanggil Ista. Ketika mendengar namanya, mungkin para penikmat musik indie Malang tak akan asing dengan sosoknya. Membayangkan seorang Chrsitabel Annora tak akan ketinggalan dengan pianonya. Pianis cantik, muda dan berbakat asal Malang yang namanya sangat dikenal dalam dunia musik indie lokal terutama dengan genre folk. Selain kepiawaiannya berpiano, Ista juga memiliki suara yang merdu. Banyak tampil di berbagai event musik Indie tanah air. Belakangan, Ista banyak berkolaborasi dengan Payung Teduh, salah satu band indie tanah air yang musiknya banyak digemari terutama oleh kalangan muda. Bulan Maret 2017 ini Ista cukup dipadati dengan banyak jadwal perform. Seperti baru-baru ini, 3 Maret kemarin, Ista baru saja terbang ke Balikpapan, Kaltim, tampil bersama Payung Teduh. Sebelumnya berkolaborasi dengan Slank di Jakarta. Kemudian 17-19 Maret melakukan tour pertamanya ke 3 kota sekaligus  yaitu di Bandung, Sukabumi dan Jakarta. Salut! Yuk, kenalan lebih dalam dengan sosok pianis cantik satu ini!

Cerita Tentang Talking Days

Cover album Talking Days (foto: instagram.com/christabelannora)

Setelah bertahun-tahun menjadi seorang musisi yang banyak mewarnai panggung-panggung musik indie lokal, akhirnya awal tahun 2016 kemarin Ista merilis album karyanya yang berjudul Talking Days. Sebuah album berisi lagu-lagu ciptaannya sendiri yang memiliki makna cerita perjalanan hari dalam waktu 24 jam di setiap lagunya. Terinspirasi dari kesehariannya sendiri, apa yang ia lihat dan apa yang ia rasakan. “Namanya Talking Days. Konsepnya emang apa yang kita lihat dalam satu hari. Semuanya ada ceritanya” ujarnya ketika ditemui di Rumah Opa dalam acara Indi Hour Vol.1. Seperti salah satu lagu yang berjudul 60 km/hour memiliki sebuah makna yang dalam sekaligus inspiratif. Ista mengaku lagu ini terinspirasi ketika sedang menyetir di mobil dalam perjalanan Suarabaya – Malang.

Ketika menyetir ke luar kota, kita menyetir tidak terlalu cepat, tidak terlalu lambat. Sebuah kiasan yang memiliki makna bahwa ketika kita menjalani hidup jangan terlalu cepat, jangan juga terlalu lambat. Hidup itu di ibaratkan seperti sebuah perjalanan luar kota. Ketika kita terlalu lambat, kita tidak akan sampai-sampai pada tujuan hidup kita. Namun, ketika terlau cepat tidak melihat ke kanan dan kiri, kita akan banyak kehilangan momen berharga. Dalam 24 jam dihabiskan untuk bekerja terus menerus, mengabaikan keluarga, teman, sahabat. Jadi perlu keseimbangan.

Selain lagu-lagu yang ditulisnya sendiri, ada satu lagu spesial berjudul Desember. Covering lagu Efek Rumah Kaca, salah satu lagu favoritnya yang turut melengkapi deretan playlist lagu di album Talking Days – nya. Album lagu karya Ista ini sangat pas di putar di pagi hari ketika akan mengawali hari terutama lagu yang berjudul Sunshine Talks, single pertamanya dalam album ini.

Piano, Arsitektur, Guru Musik dan Mimpinya Memiliki Sekolah Musik

(foto: instagram.com/christabelannora)

Dibalik kesuksesannya mewarnai dunia musik Indonesia, tentu ada perjuangan dan banyak pembelajaran yang membuat Ista sampai pada titik ini. Dikenalkan musik sejak berusia 5 tahun dan langsung jatuh cinta dengan piano. Kemudian mulai serius menekuni musik di bangku SMA. Darah musik yang sangat kuat dalam dirinya adalah turunan dari sang Eyang. Namun, walau sangat akrab dengan musik justru Ista tidak menjadikannya pilihan dalam pendidikan formal. Ista adalah seorang lulusan sarjana Arsitektur di Universitas Brawijaya Malang. Ya, selain musik Ista juga sangat senang menggambar. Kesenangannya dengan dunia ini dimanfaatkannya menjadi seorang freelance architecht.

Kini, ia juga mengisi kesehariannya dengan mengajar sebagai seorang guru musik privat di Sekolah Musik Indonesia dan sebuah pre-school International di Surabaya. Sebuah hal baru dan menyenangkan baginya bertemu dengan anak-anak kecil. Berkesempatan menjadi guru di sekolah musik ini sekaligus menjadi tempatnya belajar untuk mewujudkan mimpinya. Salah satu impian besar kak Ista adalah memiliki sebuah sekolah musik lengkap dengan studio musiknya.

Good luck kak! Semoga sukses ya impian-impian besarnya!

 

Jangan kalah dengan perasaan tidak puas terhadap karya. Tidak ada sesuatu yang sempurna. Ketika merasa ada yang kurang, segera perbaiki – Christabel Annora

 

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here